Saturday, December 11, 2010

We Are Not Circus!!!


Perhatian bangsa Indonesia belakangan ini sedang sedang terpusat pada tim nasional sepakbola kita yang kini sedang berlaga di AFF (Asian Football Federation) Cup. Rasa nasionalisme membuat dukungan terhadap timnas ini makin besar, bahkan orang-orang yang awalnya ngga suka bola pun (termasuk aq), kini ikut larut dalam euforia yang ada. Nama-nama pemain timnas bermunculan sebagai idola baru, sebut saja Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas, dan Markus Horison (kalo yg terakhir agak rancu, dia terkenal karna maen bola, or karna married ma artis Kiki Amalia ya?? ;p ).

Yang paling populer tentu saja, Irfan Bachdim. Pemain sepakbola keturunan Indonesia-Belanda ini mampu membuat cewek-cewek jejeritan, nggak hanya karna kemampuannya sebagai striker, tapi juga karena wajah indonya.

Lucunya, saat ini nggak hanya atlit dan pelatih timnas saja yang ikut berlatih di lapangan. Media dan suporter pun ramai berdatangan untuk sekedar melihat jagoannya. Para suporter yang mayoritas perempuan itu jejeritan melihat idolanya, siapa lagi kalau bukan Irfan Bachdim.

Tapi sebenarnya, keberadaan mereka di lapangan justru agak mengganggu para atlit yang sedang berlatih. Kehebohan mereka membuat konsentrasi para atlit sedikit terpecah. Pelatih timnas pun sedikit kesulitan menghadapi tingkah para suporter itu, walaupun sudah ada aparat kemanan yang diterjunkan demi kelancaran latihan mereka. Bahkan ia bilang, "We are not elephant, we are not circus. So please stop screaming. We need to focus to face the next match".

Hmm...bener juga ya, mereka kini sedang berkonsentrasi mempersiapkan diri dalam menghadapi laga semifinal nanti yang melawan Filipina. Jadi beri dukungan kepada mereka sewajarnya. Toh, kalau mereka berhasil, kita juga kok yang bangga ;)

Our Marriage, Their Wedding


Baru aja nonton film "Our Family Wedding" on DVD, yang dibintangi ma Forest Whitaker, America Ferrera, Carlos Mencia, Regina King dan Lance Gross. Film ini sebenernya standar film drama comedy Hollywood biasa, tapi ada satu hal menarik yang pengen aq bahas disini. Film ini bercerita tentang sepasang kekasih yang akan menikah. Konfliknya justru dari pihak kedua keluarga, yang akhirnya juga berpengaruh pada kedua calon mempelai.

Baik di Indonesia maupun di negara maju seperti Amerika Serikat pun, keluarga memegang peranan besar dalam suatu persiapan pernikahan. Sebut saja, penentuan adat tradisi yang akan dijalankan, penentuan hari, bahkan sampai ke pemilihan busana dan makanan yang akan dihidangkan. Semua angota keluarga turut sibuk dan terlibat dalam persiapan pernikahan itu. Tak jarang apa yang menjadi keinginan kedua calon mempelai bertentangan dengan keinginan keluarga besarnya. Misalnya, keinginan pasangan untuk menyelenggarakan resepsi yang sederhana, bertentangan dengan keinginan keluarga yang menginginkan sebuah pesta yang besar dan mewah. Keduanya nggak ada yang salah sih. Bagi pasangan yang akan menikah, pertimbangan biaya tentu menjadi alasan utama. Namun bagi keluarga, terutama di Indonesia, sebuah pernikahan adalah sebuah prestise sekaligus menjadi perayaan bagi keluarga besarnya. "our marriage, their wedding", pernikahan bagi pasangan, tapi perayaan bagi keluarga.

Nah, yang menjadi masalah kalo konflik kepentingan antara pasangan dan keluarga akhirnya berpengaruh pada hubungan pasangan itu sendiri. Ada beberapa teman yang pernah curhat ke aq, gimana stresnya mereka saat mempersiapkan pernikahan. Masalah model gaun pengantin pun bisa jadi masalah besar, bila orang tua setuju, tapi mamak atau uwak ngga setuju, apa boleh buat. Nah, tekanan dari sana sini itulah yang akhrnya menimbulkan ketegangan bagi calon mempelai, dan bisa mempengaruhi hubungan mereka. Sayang kan...

Aq sendiri memang belum pernah mengalaminya, tapi mungkin kalau aq di posisi itu, butuh kesabaran ekstra dan kompromi dari masing-masing pihak kali ya, biar semua senang semua lancar :)

Saturday, December 4, 2010

Red Lipstick


Lagi iseng-iseng browsing, trus tiba-tiba kepengen nyoba pake lipstick merah. Susah-susah gampang lo make lipstick warna merah. Ga semua warna merah sesuai ma kulit kita. Niatnya tampil cantik n sexy, eh tar malah jadinya maksa n nakutin. iihh, males banget.

Jadi, kalo aq cocok pake warna lipstick merah yang mana yaa??? hmmm...
tunggu update berikutnya, hehe... :p